Untuk Diriku

Bismillahirrahmanirrahim,

Untuk diriku dan teman-teman lain yang selalu berkurang jatah umurnya setiap tahun,

Sudahkah kita bersyukur atas semua nikmat yang Allah berikan tanpa pamrih? Atau justru masih menginginkan lebih?

Untuk diriku, jadilah seseorang yang selalu bersyukur terhadap semua nikmat yang udah Allah kasih. Jangan jadi orang yang kufur nikmat. Setiap apa yang Allah kasih, baik itu kebahagian dan kesedihan (bagimu), pasti berujung pada satu kata, yaitu hikmah. Yang membuat kamu merasa terluka itu bukan masalah yang Allah berikan, tapi ketidaktahuan akan hikmah dibaliknya. Mulailah penuhi hatimu dengan rasa syukur.

Untuk diriku, hiasi hari-harimu dengan istigfar. Astagfirullahaladzim. Mohonlah ampun pada Zat yang Maha Pengampun. Akui semua kesalahanmu. Berjanjilah untuk tidak mengulanginya lagi. Jangan jadi makhluk yang sombong yang ga mau mengakui kesalahan.

Untuk diriku, jadilah orang yang optimis. Bukankah Allah tidak menyukai orang-orang yang berputus asa dari rahmat-Nya? Jangan pernah mencela setiap karunia yang Allah berikan. Kamu sering merasa kamu bodo, jelek, kismin, ga guna di dunia ini kan, Ngi? Mulai sekarang jangan kayak gitu lagi. Inget poin 1, syukur. Alhamdulillah masih Allah kasih mata buat melihat indahnya dunia, lihat orang tuamu bahagia, lihat doi senyum walaupun bukan sama kamu, hehe guyon. Optimislah, jangan kendor! Gunakan semua kelebihan yang kamu punya buat memaksimalkan potensimu.

Untuk diriku, lembutkan hatimu. Jadilah wanita yang lemah lembut. Ngomongnya itu lho, mbok ya dikurangi. Ga usah lagi ngomong sesuatu yang ga penting, termasuk ghibah. Inget hadist nabi,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Janji yaa, habis ini ngomongnya dijaga, ga boleh kasar, ga boleh keras, ga boleh ngomong ga penting, ga boleh bacot lah :D

Untuk diriku, jangan galau teros! Buat apa galau, apalagi galauin dia yang ga kepikiran kamu sama sekali. Galau nilai sih gapapa lah ya, sehari dua hari. Habis itu harus semangat lagi. Masa depanmu masih panjang. Trus kamu punya Allah, buat apa galau lagi. Tinggal sujud trus curhat sama Allah. Bukan sama manusia. Astagfirullah. Kebiasaan curhat sama manusia gaada solusinya. Kurang-kurangin yang kayak gitu.

Untuk diriku, jadilah orang yang suka nolong temen, yang care sama temen. Tau ga sih, bisa jadi salah satu dari mereka bisa bawa syafaat buat kamu di yaumul akhir nanti. Baik-baik kalo sama temen. Gausah pilih-pilih. Semua temen.

Untuk diriku, selagi masih ada kesempatan, perbaiki akhlakmu. Jujur, rendah hati, dermawan, zuhud, ga sombong, rajin, sopan, ramah. Perbaiki cara berpakaian. Kaos kaki jangan lupa. Jilbab tutupin ke dada. Lengan jangan digulung ke atas. Lipstik jangan tebel-tebel. Tundukkan pandangan, hmm. Susah banget memang kalo mau jadi lebih baik tuh 😂

Semoga istiqomah :)

Komentar

Postingan Populer